[ 11 November 2018 by diskominfo 0 Comments ]

Talkshow Lensa Sergai “Disdik Sergai : Penguatan Pendidikan Karakter”

Sei Rampah,

Talkshow “Lensa Sergai” hari ini mengundang Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Disdik Sergai). Dengan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sergai Joni Walker Manik sebagai narasumber pada live talkshow di Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Jumat (9/11).

“Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat,” ungkap Kadis Pendidikan Sergai Joni Walker mengawali talkshow.

Joni Walker menjelaskan dalam talkshownya, saat ini sekolah ditengarai belum optimal mengembangkan kemampuan literasi warga sekolah, khususnya siswa dan guru. Berdasarkan Permendikbud Nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti, pihak sekolah dihimbau agar menyisihkan waktunya untuk menyelenggarakan kegiatan literasi. Dengan menyisihkan waktu secara berkala, maka diharapkan nantinya bisa menjadi sebuah pembiasaan membaca bagi siswa.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa literasi lebih dari sekadar membaca dan menulis. Kegiatan ini mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual dan auditori yang saat ini disebut sebagai literasi informasi.

Gerakan Literasi Sekolah ini merupakan upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah baik guru, peserta didik, orang tua/wali murid, dan masyarakat, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan sehingga membutuhkan dukungan kolaboratif berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca yang dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca. Guru membacakan buku dan warga sekolah membaca dalam hati, jelasnya.

Lebih dalam mengenai tujuan dari gerakan literasi adalah meningkatkan budaya baca dan menulis warga sekolah. Karena, hal ini dapat menumbuhkan budi pekerti dan akhlak yang mulia. “Sedangkan perpustakaan menjadi lembaga pengembangan minat dan budaya baca serta pembangkit kesadaran pentingnya belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *