[ 14 Desember 2023 by diskominfo 0 Comments ]

Kadis Kominfo Sergai Hadiri Sosialisasi PMT, Pos dan Penyiaran Kemenkominfo RI

Bandung,

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Serdang Bedagai (Kominfo Sergai) Ingan Malem Tarigan, SE mengikuti kegiatan Sosialisasi Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT)  Pos dan Penyiaran, yang di gelar Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementrian Kominfo RI di Kota Bandung Jawa Barat, Kamis (14/12/2023).

Pada kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo maupun perwakilannya di seluruh Indonesia ini berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 13-15 Desember 2023.

Disela-sela kegiatan, Kadis Kominfo Ingan Malem Tarigan menyambut baik kegiatan yang digelar oleh Kemenkominfo ini sebagai langkah untuk pengawasan terhadap telekomunikasi, pos dan penyiaran di daerah.

 “ Ini sangat baik, karena akan terbuka peluang besar untuk perbaikan Infrastruktur Telekomunikasi di daerah, yang akan disupport oleh Kementrian Kominfo,” ujarnya.

Menurut Kadis Kominfo Sergai bahwa sosialisasi ini sebuah langkah awal sebagai bentuk pondasi dalam perkembangan dan pemerataan telekomunikasi di seluruh Indonesia.

“ Tadi Pak Direktur Pengendalian Pos dan Informatika Kemenkominfo Dany Suwardany mengatakan jika Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika memegang peran krusial dalam pengawasan penyelenggaraan telekomunikasi, pos, dan penyiaran di Indonesia,” kata Ingan demikian akrab disapa.

Ia mengutarakan jika hal itu untuk memastikan pengawasan berjalan dengan baik, maka salah satunya menghadirkan Pusat Monitoring yang terintegrasi dalam melakukan pengawasan terhadap telekomunikasi, pos, dan penyiaran.

Menurutnya, PMT adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa penyelenggara Telekomunikasi, Pos dan Penyiaran tidak hanya memenuhi standar yang ditetapkan. Tetapi juga efisien dan memberikan manfaat maksimal bagi pemerintah, operator dan masyarakat,” ucapnya sembari menambahkan bahwa PMT bertujuan untuk menyajikan informasi dalam kondisi real-time atau mendekati real time mengenai kualitas Telekomunikasi, pos dan penyiaran. 

“ Pak Direktur menyebut adanya PMT dan diharapkan seluruh aktivitas monitoring, evaluasi dan lainnya yang bersifat manual, dapat dioptimasi dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga waktu pelaksanaannya lebih cepat, rapi, akurat, dan efisien,” tutupnya. (Kominfo Sergai/Rini Ry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

en iyi casino siteleri