[ 4 Juli 2022 by diskominfo 0 Comments ]

Tingkatkan Kesadaran Aman Berinternet, Dinas Kominfo Gelar Penyuluhan Digital Safety

Sei Rampah

Dewasa ini, dunia menghadapi perkembangan teknologi yang begitu masif. Namun hal ini seperti menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, banyak hal positif yang didapat lewat kemajuan teknologi. Namun di saat yang sama, ada pula risiko berbahaya yang menunggu kelengahan para pengguna jika tak awas.

Hal ini jadi salah satu poin utama yang disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H. Akmal, AP, M.Si, melalui Sekretaris Mhd. Fadhil Isa, S.STP, M.Si, dalam paparannya mengenai Digital Safety pada kegiatan Penyuluhan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kantor Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (4/7/2022).

Penyuluhan ini merupakan bentuk dukungan Dinas Kominfo dalam rangka Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

“ Ada 3 aspek penting dalam keamanan dan keselamatan berdigital. Yang pertama keamanan dan keselamatan dari jenis hukum. Yang kedua keamanan dan keselamatan dari pribadi atau jiwa. Dan terakhir keamanan dan keselamatan data pribadi dalam bersosial media,” papar Sekretaris Dinas Kominfo.

Ia menjelaskan, Indonesia sudah memiliki dasar hukum yang mengatur pola perilaku masyarakat pengguna internet yang tercantum dalam UU ITE No. 11 Tahun 2008 Revisi UU ITE No. 19 Tahun 2016.

“ UU ini bukan sekadar di atas kertas saja, namun sudah diterapkan dan telah menjerat oknum yang dianggap melanggar aturan tersebut,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Fadhil juga menginformasikan kalau koneksi mobile di Indonesia sudah melebihi jumlah penduduk Indonesia.

“ Jumlah penduduk kita ini kira-kira 275 juta orang. Padahal koneksi seluler yang terdata sudah mencapai 345,3 juta. Artinya, cukup banyak orang Indonesia yang memiliki lebih dari satu ponsel. Angka pengguna internet juga sangat besar yaitu 202,6 juta. Sedangkan masyarakat yang aktif di media sosial ada 170 juta atau 61,8% dari jumlah total penduduk,” ungkapnya.

Selanjutnya, di hadapan para Kader PKK Desa Firdaus, dirinya menyampaikan 5 tips penting dalam bersosial media. Yang pertama, lengkapi profil secukupnya saja. Kedua, berhati-hati jika akan bertatap muka langsung/kopi darat. Kemudian bijaklah dalam mengungah gambar. Lalu selektiflah dalam memilih teman. Dan terakhir bijaklah dalam berbagi informasi.

“ Dalam penggunaan sosial media, ada konsep THINK yang terdiri dari T untuk True atau Benar, H untuk Helpful atau Membantu, I untuk Inspiring atau Menginspirasi, N untuk Necessary atau Perlu, dan K untuk Kind untuk Baik. Semua konsep itu harus kita tanyakan sebelum mengunggah informasi di sosial media. Intinya, saring dulu, baru sharing,” tandasnya.

Dalam penyuluhan ini hadir pula mewakili Desa Firdaus, para Kader PKK, dan narasumber dari Dinas DP2KBP3A. (Dinas Kominfo Sergai).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *