[ 18 Juli 2022 by diskominfo 0 Comments ]

Mengapresiasi Kerja Pembangunan Sektor Peternakan di Sergai

Sei Rampah,

Di bawah kepemimpinan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berjalan dengan intensif. Namun bukan berarti bidang lain tidak mendapat perhatian keduanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Sei Rampah, Senin (18/7/2022), menyampaikan jika salah satu sektor yang juga jadi concern Bupati dan Wakil Bupati Sergai adalah peternakan. Bahkan Akmal mengatakan jika Bupati Sergai Darma Wijaya mampu menggagas inovasi “penggemukan sapi” yang aplikasinya berjalan dengan sukses. Kesukseskan inovasi ini, sambungnya, juga mendapat apresiasi dari pihak akademis.

Kadis Kominfo bercerita, baru-baru ini dirinya mendampingi Bupati Sergai ketika mendapat kesempatan mengisi kuliah umum di Universitas Islam Sumatera Utara, Kamis (14/7) lalu.

“ Kuliah umum ini bertemakan Technopreneur Birokrasi: Implementasi Entrepreneur Government dalam Birokrasi Pemerintah Daerah,” ucap Akmal.

Akmal berkisah, munculnya inovasi ini merupakan hasil pengamatan Bupati pada salah seorang peternak di Kecamatan Perbaungan bernama Babe. Peternak ini membuat makanan sapi untuk penggemukan dengan formula pakan roti olahan yang sudah kadaluarsa. Olahan ini kemudian dimanfaatkan menjadi pakan konsentrat yang dapat menambah bobot sapi 1 kg per hari.

Referensi ini, lanjut Akmal, kemudian diterapkannya kepada para Kepala OPD dengan ikut beternak sapi lewat konsep penggemukan. Implementasi program ini kemudian mendapat momentum yang tepat pada saat Idulfitri yang lalu.

“ Sapi yang diternakkan dengan program penggemukan sapi, kemudian dipotong dan dijual ke masyarakat dengan harga di bawah pasaran. Hal ini membuat akses daging lebih terjangkau oleh masyarakat. Ini juga berdampak positif pada sektor ketahanan pangan di Sergai,” jelas Kadis Kominfo.

Dirinya melanjutkan, dalam kuliah umum ini, Bang Wiwik, sapaan akrab Bupati juga menyoroti bagaimana pentingnya mengubah mindset birokrasi untuk berinovasi.

“ Menurut Pak Bupati, kalau mindset stagnan, maka akan sulit untuk berkembang. Dalam konteks peternakan, pola beternak tradisional dengan menggembalakan sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Menurut beliau, adalah sebuah tantangan untuk mengubah mindset menjadi peternak yang modern dengan cara mengandangkan dan memanfaatkan teknologi serta pakan konsentrat untuk penggemukan,” lanjutnya.

Berkat suksesnya program ini, Akmal menyebut jika Bupati Sergai mendapat penghargaan Technopreneur Birokrasi yang langsung diberikan oleh Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin M.AP. Penghargaan ini jadi makin istimewa karena Darma Wijaya menjadi kepala daerah pertama yang mendapatkannya dari UISU.

“ Ini merupakan kebanggan dan kehormatan yang luar biasa karena Pak Bupati jadi kepala daerah yang pertama kali mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh UISU ini. Sebagai lembaga akademis, tentu penghargaan ini diberikan pihak UISU dengan dasar yang jelas terutama dari segi manfaatnya bagi keilmuwan,” ucapnya.

Terakhir, Akmal menuturkan, Bupati juga menitipkan pesan kepada para peserta kuliah umum agar lebih memilih orientasi menciptakan lapangan kerja.

“Menurut Bupati, generasi muda jangan cuma mencari kerja, tapi akan lebih baik jika mampu menjadi penyedia lapangan kerja. Makin banyak lapangan kerja, pengangguran akan berkurang,” tandasnya. (Kominfo Sergai).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *