Berita Dinas
[ 21 Januari 2020 by diskominfo 0 Comments ]

Raih Anugerah Kebudayaan PWI, Kadis Kominfo Siap Dukung Program

 Jakarta,

Setelah ditetapkan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman mendatangi Gedung Dewan Pers di Jakarta, Rabu (8/1/2020). Kehadiran Bupati untuk mempresentasikan program pemerintahan daerah berbasis kebudayaan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat juga turut didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sergai, Drs. H. Akmal, AP, M.Si.

Akmal menyatakan rasa bangga dan apresiasinya terhadap keputusan PWI menominasikan Bupati Sergai dalam penghargaan bergengsi PWI tersebut setelah sebelumnya melewati tahap seleksi proposal yang diikuti puluhan Kepala Daerah kabupaten/kota se-Indonesia.

“Pak Soekirman sudah lama dikenal sebagai kepala daerah yang concern pada pelestarian budaya di Kabupaten Sergai. Beliau tidak membiarkan budaya yang sudah ada berusaha dan berjalan sendiri-sendiri tanpa kendali, namun budaya yang eksis tetap dijaga, dirawat dan bahkan dikembangkan. Beliau bahkan memiliki kemampuan mengagumkan terhadap unsur-unsur budaya, misalnya saja penguasaan bahasa, yang bahkan banyak individu dengan identitas asli budaya tersebut tidak mampu menguasainya,” puji Akmal.

Kadis Kominfo yang turut memberi dukungan saat Bupati melakukan presentasi dihadapan dewan juri menyebut,  pelestarian 5 (lima) kampung khusus yang ditinggali mayoritas etnis tertentu lewat konsep “Kampung Budaya” yang dipionirkan oleh Bupati Soekirman benar-benar jadi program yang menjamin kebudayaan di Kabupaten Sergai tetap lestari.

Hal tersebut dibuktikan dengan peresmian, dukungan sarana prasarana dan pagar regulasi yang tertuang dalam Keputusan Bupati Serdang Bedagai Nomor 336/18.26/Tahun 2018 Tentang Penetapan Lokasi Kampung Budaya di Kabupaten Serdang Bedagai dan Peraturan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pelestarian Warisan Kebudayaan.

“Adanya regulasi ini semakin memperjelas arah tujuan program pelestarian kebudayaan di Sergai. Implementasi juga makin maksimal lewat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, salah satunya dengan Diskominfo Sergai yang dapat menyediakan akses media massa, seperti radio, jejaring media cetak dan media sosial, yang tentu saja mengakomodasi distribusi informasi dan publikasi program budaya Pemkab,” terang Akmal.

Kadis Kominfo ini juga optimis jika Kampung Budaya yang merupakan salah satu inovasi dalam program “Pataya” (Pangan, Wisata dan Budaya), mampu menjadi salah satu unggulan destinasi wisata di Sergai. “Selain menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), wisata berbasis budaya juga akan mendayagunakan masyarakat desa, meningkatkan ekonomi lokal dan merawat nilai-nilai kearifan universal dari budaya yang sudah ada,” tutup Akmal.

Berita Dinas
[ 21 Januari 2020 by diskominfo 0 Comments ]

Penghapusan Sanksi PBB-P2 di Sergai Berakhir 31 Januari 2020

Sei Rampah,

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) telah dan akan melaksanakan program penghapusan sanksi Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan/Perkotaan (PBB-P2) pada tanggal 3-31 Januari 2020. “ Tinggal beberapa hari lagi, oleh karenanya kepada jajaran Pemkab Sergai agar memanfaatkan layanan ini,” kata Bupati Sergai Ir. H. Soekirman melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Drs. H. Akmal, AP, M.Si, di ruang kerjanya Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah (21/1/2020).

“ Berkenaan dengan hal tersebut, maka pembayaran tunggakan PBB-P2 tahun 1995 sampai dengan 2019 yang dilakukan selama jangka waktu program penghapusan sanksi administrasi PBB-P2 tersebut hanya diwajibkan membayar pokok tunggakan PBB-P2 dan dibebaskan seluruh sanksi administratif,” ungkap Kadis Kominfo H Akmal.

Dalam hal ini Bupati berharap wajib pajak terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemkab Sergai memanfaatkan pelaksanaan program ini dengan semaksimal mungkin karena selain membantu wajib pajak, program ini juga sebagai salah satu kebijakan untuk mencapai target penerimaan dan penggalian potensi piutang pajak daerah.

“ Selain itu program ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran agar masyarakat Kabupaten Sergai semakin sadar kewajibannya dalam pembayaran pajak,” jelasnya.

Untuk pembayaran tunggakan PBB-P2 tahun 1995 sampai dengan 2019 yang dilakukan setelah berakhirnya program tersebut akan dikenakan sanksi adminstratif sebagaimana seharusnya. “ Sisa program selama 10 hari kedepan agar dimanfaatkan karena setelah program berakhir maka sanksi akan kembali diberlakukan,” tandas Kadis Kominfo Drs H Akmal, AP, M.Si.