Berita Dinas
[ 12 November 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Rapat Pembahasan Hasil Integrasi e-Planning dan e-Budgeting

Sei Rampah,

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar rapat internal bersama Dinas BKPA, Bappeda dan tim tenaga ahli programmer, guna membahas integrasi e-planning dan e-budgeting yang akan mulai diterapkan tahun 2020, di ruang Data Center Kantor Dinas Kominfo di Sei Rampah, Selasa (12/11).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Kominfo, Drs H Akmal, M.Si, Kepala Bappeda, Hj Prihatina, Kepala BPKA, Rusmiani Purba, Kabid Penyelenggaraan e-Government Dinas Kominfo, Sudiyono, S.Kom, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda, Budi Damanik, Kasi dan programmer OPD terkait Integrasi e-Planning dan e-Budgeting.

Disampaikan Kabid Penyelenggaraan e-Government, Sudiyono, S.Kom, kami bersama tim tenaga ahli programmer selama beberapa minggu sebelumnya telah berhasil mengintegrasikan e-Planning dan e-Budgeting.

“Jadi, antara aplikasi Siperekat dengan Simda sudah bisa terintegrasi searah. Dan tentunya, dengan sudah terintegrasinya kedua aplikasi ini, seharusnya tahun depan proses perencanaan dan penganggaran di Kabupaten Sergai sudah bisa diterapkan dengan sistem ini,” pungkasnya.

Kepala BPKA, Rusmiani Purba turut memberikan tanggapan dan masukannya, menurut Rusmiani,  seharusnya dengan telah terintegrasinya e-Planning dan e-Budgeting ini, rencana pembangunan daerah di RPJMD mulai proses perencanaan, baik itu lima tahunan maupun dari teknis anggaran akan bisa dievaluasi secara keseluruhan.

“Tujuan utama dari terintegrasinya e-Planning dan e-Budgeting, antara Renstra di perangkat daerah dan juga nanti RKPD harus terintegrasi dengan Renja di masing-masing OPD, “ujarnya.

Sebelumnya, Kadis Kominfo, Akmal mengatakan, bahwa penerapan e-planning dan e-budgeting adalah bagian dari beberapa aplikasi yang direkomendasikan oleh KPK dalam tahapan rencana aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dengan diterapkannya sistem perencanaan dan sistem penganggaran berbasis eletronik ini, maka dituntut kepada semua pemangku kepentingan (stakeholder / OPD) untuk merencanakan secara teliti, agar program dan kegiatan di masing-masing OPD sesuai skala prioritas dengan merujuk pada Visi dan Misi Kabupaten.

Berita Dinas
[ 12 November 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Talkshow Lensa Sergai, BNN : Panti Rehabiliasi Narkotika di Sergai

Sei Rampah,

Narkoba merupakan musuh kita bersama. Setiap hari angka pengguna narkoba terus meningkat. Narkoba yang merusak masyarakat khususnya generasi muda Indonesia harus kita perangi bersama-sama.

Demikian disampaikan Kasi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Maghdalena, saat mengawali talk show Lensa Sergai bertema “Panti Rehabilitasi Narkotika”, bertempat di Studio Radio Sergai FM di Sei Rampah, Selasa (12/11).

Dikatakan Maghdalena, tidak sedikit generasi muda kita yang terdampak pengaruh buruk narkoba. Tanpa memandang usia, pendidikan,  jabatan dan status sosial para korbannya, narkoba telah merusak kehidupan masyarakat kita.

“Sejak 2017, kami bekerjasama dengan LRPPN BI telah mendirikan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Panti Rehabilitasi Narkotika yang berlokasi di Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu,” ujarnya.

Dengan adanya panti rehabilitasi narkotika ini dapat memberikan dampak yang baik terhadap penyembuhan bagi pecandu narkotika di Sergai.

“Besar harapan kami, bagi para pecandu narkoba yang nantinya telah selesai masa rehabilitasi di panti ini, mereka tidak lagi menggunakan narkotika dan dapat memberi pengaruh yang baik bagi masyarakat sekitarnya,” pungkas Maghdalena.

Selanjutnya dikatakan Maghdalena, di Sumatra Utara (Sumut) telah terbangun 6 Panti Rehabilitasi yang diprakarsai oleh LRPPN BI. Dan Kabupaten Sergai merupakan salah satu daerah yang beruntung dapat bekerjasama dengan LRPPN BI ini, melihat dari tingginya tingkat penggunaan narkoba di wilayah Sergai.

“Sebelum mengakhiri talk show, kami perwakilan BNN Sergai ingin berpesan kepada seluruh pendengar radio Sergai FM dan generasi muda penerus bangsa, jauhi narkoba sebab narkoba dapat merusak masa depan kalian dan bahkan dampak yang lebih besar dapat menyebabkan kematian,” pesan Maghdalena.