• diskominfo@serdangbedagaikab.go.id
  • (0621) 442135

Lensa Sergai Bersama Kemenag : Memaknai Arti Muhasabah Diri

diskominfo      0

Lensa Sergai Bersama Kemenag : Memaknai Arti Muhasabah Diri

Sei Rampah,

Muhasabah adalah sesuatu hal yang perlu dan menjadikannya sebuah kebutuhan dalam tiap-tiap diri manusia, di dalam agama Islam, muhasabah sangatlah dianjurkan karena jika muhasabah bisa dijalankan dengan baik akan memberi banyak manfaat baik yang akan di dapatkan di dunia maupun diakhirat kelak.

Demikian disampaikan narasumber dari Kementarian Agama (Kemenag) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ustadz Zein Munawar, PAH pada talk show Lensa Sergai, Senin (21/10) bertempat di  studio Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah.

Ustadz Zein Munawar mengatakan, sebagai umat Islam, kita semua wajib memahami hakekat dari muhasabah itu sendiri. “Muhasabah berasal dari akar kata hasiba yahsabu hisab, makna dari kata tersebut secara etimologis ialah melakukan perhitungan, “ jelasnya.

Telah tersuratkan di dalam Al Quran, Surat Al Hasyr, Ayat 18 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Disampaikan Ustadz Zein, makna dari muhasabah ialah sebuah upaya untuk melakukan evaluasi diri terhadap setiap kebaikan dan keburukan beserta semua aspeknya. Evaluasi tersebut meliputi hubungan seorang hamba (manusia) dengan Allah, maupun hubungan sesama makhluk ciptaan Allah.

“Dengan senantiasa melaksanakan muhasabah, di setiap waktu setiap detik seorang hamba tidak akan menyianyiakan waktu yang telah Allah berikan dalam kehidupannya, di sisa umurnya seorang hamba akan dengan sebaik-baiknya memanfaatkan waktunya untuk berbuat baik demi meraih keridhaan Allah SWT,” ungkap Ustadz Zein.

Selanjutnya, Ustadz Zein menjelaskan beberapa faedah dari bermuhasabah diri, yang pertama , setiap muslim akan bisa mengetahui akan kelemahan serta sadar akan aib dari dirinya sendiri. Kedua, kita akan lebih menyadari akan hak dan kewajiban sebagai seorang hamba Allah SWT. Ketiga, kita akan lebih mengetahui segala sesuatu yang dimana itu baik atau buruk dan keempat adalah kita takut akan kemaksiatan dan keburukan, sadar bahwa setiap tingkah perbuatan senantiasa di awasi oleh Allah SWT.

Leave a Reply

kadis2.jpg

eGovernment Kabupaten Serdang Bedagai

Profil Dinas Kominfo Serdang Bedagai

Kalender