Berita Dinas
[ 2 Oktober 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Cermin Theater Sergai Juara Harapan II Media Tradisional Sumut 2019

Medan,

Sanggar Cermin Theater binaan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mendapatkan juara harapan II pada ajang Lomba Pementasan Media Tradisional Pertunjukan Rakyat (Metra Petra) Tingkat Sumut 2019, Rabu (2/10) di Gelanggang Mahasiswa USU.

Acara yang dibuka Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Gubsu, Agus Tri Priyono menyampaikan, diselenggarakannya perhelatan ini  agar memiliki makna positif. Selain melestarikan budaya daerah, media tradisional pertunjukan rakyat ini juga dapat digunakan sebagai alat penyampai pesan dan informasi kepada masyarakat.

“Media tradisional pertunjukan rakyat biasanya mengedepankan kearifan lokal sehingga lebih mudah diserap masyarakat,” sebutnya.

Selanjutnya disampaikan Agus, selain jadi tontonan, media tradisional juga diharapkan menjadi tuntunan bagi masyarakat lewat pesan-pesan yang dibawakan, baik itu lewat seni tradisional, tari, musik, dialog dan lainnya, ini adalah suatu media desiminasi yang dikemas dalam kesenian lokal sehingga langsung bisa mengena ke masyarakat.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai Drs. H Akmal, M.Si menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota Sanggar Cermin Theater Sergai yang telah memperoleh juara harapan II.

“Kita tentunya merasa bangga karena kelompok binaan Pemkab Sergai mendapatkan juara. Kita sama-sama berharap prestasi yang telah diperoleh ini akan terus dapat ditingkatkan untuk tahun-tahun yang akan datang,” ungkap Kadis Akmal.

Selain itu, lanjut Akmal, kami juga sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras seluruh anggota dari Sanggar Cermin Theater Pemkab Sergai yang sudah berlatih selama beberapa minggu terakhir untuk menampilkan yang terbaik pada acara Metra Petra tahun ini. Dengan cerita berjudul “Mestika 4.0”, kami berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi semangat untuk kemajuan seluruh anggota sanggar ke depannya, pungkas Kadis Akmal.

Berita Dinas
[ 2 Oktober 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Penyuluhan Hukum Siber Nasional : Bijak Menekan Tombol Di Internet

Medan,

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemko Medan menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Hukum Siber Nasional bertema “Bijak Menekan Tombol di Internet” yang bertempat di Hotel Madani, Medan, Rabu (2/10).

Acara yang dihadiri perwakilan dari Dinas Kominfo kabupaten/kota se- Sumut, turut juga hadir Kepala Bagian Hukum dan kerjasama Sekretariat Utama BSSN, Ferry Indrawan SH, juga Kepala Divisi Hukum dan HAM Provsu, Agustinus Pardede, Kabid Aplikasi dan Informatika Dinas Kominfo Kota Medan, Laksamana Eka Putra serta utusan mahasiswa dari beberapa Universitas di Sumut.

Dinas Kominfo Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengutus salah satu pejabat pengawas, Kasi Infrastruktur dan Teknologi, Lia Anggiani, S.Sos untuk turut menghadiri kegiatan tersebut. Karena kegiatan ini dianggap memiliki mampu memberikan pengetahuan hukum dan pemahaman hukum kepada masyarakat sehingga dapat menciptakan kesadaran hukum, berupa kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.

Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Sekretariat Utama BSSN, Ferry Indrawan, SH selaku narasumber menyampaikan, hendaknya masyarakat berhati-hati dalam mengunggah konten di media sosial. Bila tidak, dikhawatirkan bisa terjerat kasus hukum.

“Masyarakat seyogyanya tidak mudah dalam menyebarkan hal-hal yang tidak dipahami atau informasi yang belum diketahui kebenarannya. Dan masyarakat hendaknya paham dalam pemanfaatan internet ada hak dan tanggung jawab,” jelas Ferry.

Ferry juga meminta agar masyarakat berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di media sosial. “Jangan sampai orang lain tersinggung. Dan jangan merugikan orang lain,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kepala Divisi Hukum dan HAM Provsu, Agustinus Pardede dalam paparanya menyampaikan, banyaknya kasus yang terjadi di masyarakat yang berkaitan dengan computer related crime. Penyuluhan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk memilih dan memilah serta paham atas konsekuensi yang mungkin timbul sebelum bertingkah laku atau bertindak di dunia siber.

“Perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia berkaitan dengan pemanfaatan internet terdapat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elekronik (UU ITE). Dan saat ini, kami juga telah memiliki layanan pengaduan insiden siber yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas,” ungkap Agustinus.