• diskominfo@serdangbedagaikab.go.id
  • (0621) 442135

Lensa Sergai Bersama Kemenag : Talak Dalam Islam

diskominfo      0

Lensa Sergai Bersama Kemenag : Talak Dalam Islam

Sei Rampah,

“Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik.” (Surah Al-Baqarah : 229). Pengertian talak menurut Abu Zakaria Al-Ansari dalam kitabnya Fath Al-Wahhab menyatakan bahwa talak adalah melepas tali akad nikah dengan kalimat talak dan yang semacamnya.

Demikian disampaikan narasumber dari Kementarian Agama (Kemenag) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ustadzah Sri pada talk show Lensa Sergai, Senin (9/9) bertempat di  studio Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah.

Disampaikan ustadzah Sri, pengertian talak menurut bahasa adalah melepaskan ikatan, dalam ketentuan hukum pernikahan Islam, melepas ikatan pernikahan dengan ucapan talak atau perkataan lain yang maksudnya sama dengan talak.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah saw bersabda : “Hendaklah ia merujuk istrinya kembali, lalu menahannya hingga istrinya suci kemudian haid hingga ia suci kembali. Bila ia (Ibnu Umar) mau menceraikannya, maka ia boleh menalaknya dalam keadaan suci sebelum ia menggaulinya. Itulah  iddah sebagaimana yang telah diperintahkan Allah swt.”

Selanjutnya, ustadzah Sri juga menyampaikan 3 macam talak. Pertama, talak satu adalah talak yang pertama kali dijatuhkan oleh suami kepada istrinya dan hanya dengan satu talak. Kedua, talak dua adalah talak yang dijatuhkan oleh suami kepada istrinya yang kedua kali atau untuk yang pertama kalinya tetapi dengan dua talak sekaligus.

“Talak dua dapat kita contohkan dimana suami langsung mengatakan kepada istrinya dengan kata-kata : aku talak kamu dengan talak dua,” jelasnya.

Dan selanjutnya, talak tiga adalah talak yang dijatuhkan oleh suami kepada istrinya untuk yang ketiga kalinya. atau untuk yang pertama kalinya tetapi langsung talak tiga. Dan jika suami ingin untuk rujuk kembali dengan istrinya setelah talak tidak, hal tersebut tidaklah bias, kecuali sang istri terlebih dahulu harus menikahi laki-laki lain dan kemudian diceraikan laki-laki tersebut.

Leave a Reply

kadis2.jpg

eGovernment Kabupaten Serdang Bedagai

Profil Dinas Kominfo Serdang Bedagai

Kalender