Berita Dinas
[ 27 September 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Lensa Sergai : Dinas Kesehatan Sampaikan Cara Penanggulangan HIV/AIDS

Sei Rampah,

HIV/ AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. HIV AIDS merupakan salah satu penyakit yang tersebar dalam bentuk virus dan hingga saat ini masih belum ditemukan cara untuk mengobatinya.

Demikian disampaikan narasumber Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada  Dinas Kesehatan Sergai, Liagustina Turner Simamora saat mengawali talk show Lensa Sergai di Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Jumat (27/9).

HIV adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Sedangkan AIDS adalah penyakitnya, dan bisa dikatakan positif AIDS jika HIV telah berhasil merusak sistem kekebalan tubuh manusia, jelas Liagustina.

“Perlu kita ketahui bersama, didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, penularan HIV terutama berasal dari kontak cairan tubuh seperti darah dan sperma melalui perilaku seksual dan penggunaan jarum suntik. Dalam upaya pencegahan HIV, terdapat beberapa hal yang perlu diingat oleh masyarakat.

Hal pertama adalah hindari seks bebas. Pencegahan HIV dengan menghindari seks bebas merupakan salah satu langkah paling penting untuk terhindar dari penyakit ini. Kedua adalah jangan gunakan jarum bergantian. Selalu perhatikan penggunaan jarum yang steril jika kamu berniat untuk membuat tato atau pun tindik.

Pencegahan HIV selanjutnya adalah kita harus ekstra hati-hati jika tahu bahwa pasangan memiliki HIV. Pergunakan kondom saat berhubungan seksual dengan pasangan,” ungkap Liagustina.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah adanya luka yang terbuka. Jika luka terbuka tersebut akan bersentuhan atau terkena kontak dengan pasien HIV, karena virus tersebut bisa menular melalui luka yang terbuka. Yang kelima dan keenam adalah lakukan vaksin dan Pre-exposure prophylaxis (PrEP). PrEP merupakan metode pencegahan HIV dengan cara mengonsumsi antiretroviral bagi mereka yang berisiko tinggi tertular HIV.

“Demikian beberapa penjelasan dari kami selaku perwakilan Dinas Kesehatan Sergai, yang dapat diinformasikan kepada pendengar Radio Sergai FM. Semoga bermanfaat dan salam sehat, ucap Liagustina mengakhiri talk show.

Berita Dinas
[ 25 September 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Dialog Kebangsaan Bersama Kemkominfo dan DPR-RI

Pantai Cermin,

Bijaklah bermedia sosial, sebab kini telah memasuki era digital yang perkembangan teknologi semakin cepat dan tak terbendung, sehingga perlu di-filter mana yang baik dan benar serta konten mana yang merupakan berita bohong (hoax).

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai, Drs. H. Akmal, M.Si  saat menyampaikan kata sambutan pada acara Dialog Kebangsaan bertempat di Objek Wisata Pantai Pondok Permai Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (24/9).

Hadir dalam acara, Kadis Kominfo Drs H Akmal, M.Si, Anggota Komisi I DPR-RI Meutya Viada Hafid, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo diwakili Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Drs. Selamatta Sembiring, M.Si, anggota DPRD Sergai Meryanto, serta ratusan peserta yang berasal dari penerima Program Keluarga Harapan (PKH) se-Sergai.

Acara yang digelar Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) menggandeng Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bertujuan untuk memberikan pemahaman nilai Pancasila dan Kebhinekaan pada generasi muda ditengah maraknya isu hoax di berbagai media sosial.

“Kami berharap kiranya kegiatan ini dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat sehingga nantinya kita dapat bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah termakan isu hoax,” ungkap Kadis Akmal.

Sementara itu, Dirjen IKP Kemkominfo diwakili Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Publik, Selamatta Sembiring mengutarakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman nilai-nilai Pancasila dan Kebhinnekaan serta meningkatkan wawasan kebangsaan demi menjaga keutuhan NKRI pada generasi muda Indonesia.

“Harapannya dapat mewujudkan masyarakat yang bijak dalam bermedia sosial sehingga menanamkan kecintaan terhadap negara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, “ ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Selamatta Sembiring mengajak seluruh masyarakat menggunakan media sosial untuk hal yang baik dan bermanfaat misalnya memasarkan produk unggulan daerah seperti UKM, Pariwisata dan Budaya untuk meningkatkan perekonomian bagi diri pribadi maupun orang banyak.