• diskominfo@serdangbedagaikab.go.id
  • (0621) 442135

Rakor Implementasi Integrasi e-Planning SIPD

diskominfo      0

Rakor Implementasi Integrasi e-Planning SIPD

Jakarta,

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) implementasi integrasi e- Planning Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang dilaksanakan di Kalibata Jakarta Selatan, Kamis (22/8).

Hadir pada acara dimasksud jajaran perwakilan dari Pemkab Sergai antara lain, Kabid Penyelenggaraan E-Government Dinas Kominfo Sudiyono, S.Kom, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Budi Damanik, Kasubbid Pelaporan, Evaluasi dan Statistik Bappeda Ningsih dan Kasubbag Perencanaan Keuangan dan Akuntabilitas BPKA Astar Pramana, S.Kom beserta perwakilan dari 34 provinsi dan daerah yang mengajukan assessment e-planning.

Disampaikan Dirjen Bina Pembangunan Daerah, DR. Ir. Muhammad Hudori, M.Si saat membuka acara,  rakor ini sebagai bagian dari upaya sinkronisasi antara kebijakan dan program daerah dengan kebijakan dan program nasional melalui integrasi e-Planning dan e-Budgeting.

Integrasi antara e-Planning yang sudah disiapkan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah, yaitu melalui sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) dengan e-Budgeting yang disiapkan oleh Dirjen Bina Keuangan daerah. Ini dalam rangka implementasi pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Harapan kami, akan terbentuk sinergitas antara perekonomian daerah dan nasional, pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, serta memudahkan nantinya untuk melakukan evaluasi,” ungkap Hudori.

Lebih lanjut disampaikan Hudori, nantinya rencana pembangunan daerah di RPJMD mulai proses perencanaan, baik itu lima tahunan maupun dari teknis anggaran akan bisa dievaluasi tanpa daerah harus datang ke Kemendagri.

Terkait dengan penerapan e-Budgeting, Kemendagri sudah menyiapkan aplikasi yang ditujukan untuk mendorong transpransi atau akuntabilitas dalam pengelolaan keungan.

“Kami meminta kepada daerah untuk menerapkan e-Budgeting pada penyusunan APBD Tahun 2020. Namun penerapan dari e-Budgeting ini tentunya dikembalikan kepada kesiapan daerah,” pungkasnya.

Sama halnya dengan penerapan e-Planning tersebut. Aplikasi yang digunakan sudah akan terintegrasi antara yang satu dengan yang lain. Dimana nanti hubungannya dengan Renstra di perangkat daerah dan juga nanti RKPD harus terintegrasi dengan Renja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah, ujarnya.

Leave a Reply

kadis2.jpg

eGovernment Kabupaten Serdang Bedagai

Profil Dinas Kominfo Serdang Bedagai

Kalender