Berita Dinas
[ 10 Mei 2019 by diskominfo 0 Comments ]

Talkshow Lensa Sergai, BNN : Bahaya Narkoba

Sei Rampah,

Edisi Talk show Lensa Sergai, Jumat (10/5) mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sebagai narasumber adalah Rido Pandapotan,  bertempat di Kantor Radio Sergai FM di Sei Rampah.

Sesuai dengan Perpres tentang Narkotika, BNN kabupaten/ kota sedang digalakkan untuk lebih gencar melakukan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kawasan permukiman penduduk. Sosialisasi dilakukan terutama di kawasan yang dipetakan sebagai zona merah atau rawan peredaran gelap barang terlarang itu.

Demikian disampaikan Rido Pandapotan mengawali talk show dengan tema Bahaya Narkoba di Kawasan Permukiman. “Kami merasa sangat terbantu dalam hal sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Sergai dengan adannya talk show Lensa Sergai ini,” ujarnya.

Menurut Rido, kawasan permukiman rawan narkoba atau zona merah menjadi sasaran utama kegiatan sosialisasi. Ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan pemahaman kepada mereka agar menjauhi barang terlarang itu.

“Di salah satu desa di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai, bahkan telah terdapat Kampung Narkoba, dimana wilayah itu merupakan zona merah tempat peredaran narkoba yang harus bersama-sama kita bersihkan,” pungkasnya.

Kami berharap, dengan semakin seringnya bersosialisasi, masyarakat mengetahui bahaya mengonsumsi narkoba dan masyarakat juga diharapkan memahami sanksi hukum bagi yang memiliki, menyimpan, dan mengedarkannya.

Dengan memahami bahaya dan sanksi hukumnya, mereka tidak mudah terpengaruh mencoba barang terlarang itu. “Kami juga berharap masyarakat dapat membantu melakukan gerakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan permukiman dan keluarganya, serta berpartisipasi mempersempit peredaran barang terlarang itu,” ujar Rido.

Pemberantasan narkoba di kawasan permukiman penduduk zona merah itu memerlukan dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat. Sedangkan tindakan pencegahannya perlu dilakukan sejak dari rumah atau lingkungan keluarga.