• diskominfo@serdangbedagaikab.go.id
  • (0621) 442135

Live Talkshow bersama Kemenag Sergai : “Celaan Terhadap Kebakhilan/Kekikiran”

diskominfo      0

Live Talkshow bersama Kemenag Sergai : “Celaan Terhadap Kebakhilan/Kekikiran”

Sei Rampah,

“Tidak akan berkumpul kebakhilan dan keimanan pada hati seorang hamba selama-lamanya”, hadist riwayat dari Abu Hurairah ungkap Ustadzah Sri mengawali talkshow “Lensa Sergai” bertempat di Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (12/11).

Dikatakan Ustadzah Sri, orang yang bakhil/ kikir akan dibenci Allah dan manusia. Oleh karena itu seorang muslim yang baik akan menjauhkan dirinya dari perangai kebakhilan yang tidak membawa manfaat sedikitpun bagi dunianya, terlebih untuk akhiratnya.

Bakhil adalah mencegah sesuatu yang seharusnya diberikan menurut ketentuan syariat dan secara etika kesopanan. Misalnya sesuatu yang wajib diberikan menurut ketentuan syariat adalah menunaikan zakat dan nafkah kepada keluarga. Sedangkan contoh secara etika kesopanan adalah tidak menyempitkan dalam pemberian nafkah dan tidak menuntut pada sesuatu yang remeh.

Ada orang yang bakhil dengan ilmunya, tenaganya, pikirannya, lisannya, hartanya, dan yang lainnya. Dijelaskan dalam Alquran Surat Ali Imran:180, “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Lebih lanjut dijelaskan Ustadzah Sri, sesungguhnya kebakhilan merupakan penyakit berbahaya. Karena kerugian yang ditimbulkan dari jenis penyakit ini sangat kompleks. Yang terbesarnya adalah terkikisnya keimanan dan terhambatnya seseorang untuk sampai kepada surga Allah.

Nabi Muhammad SAW dalam hadistnya mengatakan, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sikap pengecut, kepikunan, dan kebakhilan”.

Dan  orang yang yakin bahwa apa yang ada di tangannya (dari harta) adalah nikmat dari Allah, niscaya dia tidak akan mencegah (dari memberikan) nikmat yang tidak akan membahayakannya. Bahkan (dengan memberikannya) akan mendatangkan manfaat baginya pada hati dan hartanya, bertambah keimanannya, serta dijaganya dari bencana, jelasnya.

 

Leave a Reply

kadis2.jpg

eGovernment Kabupaten Serdang Bedagai

Profil Dinas Kominfo Serdang Bedagai

Kalender