• diskominfo@serdangbedagaikab.go.id
  • (0621) 442135

“Talkshow Lensa Sergai” BPN Sergai Sosialisasi Program PTSL dan IP4T

diskominfo      0

“Talkshow Lensa Sergai” BPN Sergai Sosialisasi Program PTSL dan IP4T

Sei Rampah,

Talkshow “Lensa Sergai” yang hadir setiap hari Senin-Jumat jam 10.00 WIB – 11.00 WIB melalui gelombang 92,5 Mhz Radio Sergai FM, hari ini untuk pertama kalinya mengundang Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Serdang Bedagai (BPN Sergai) di Radio Sergai FM Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (12/3).

Megawali talkshow, Kepala BPN Sergai Drs. M. Alwi, M.Si menjelaskan tentang tentang visi misi serta tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) BPN Sergai yaitu sesuai Peraturan Presiden RI Nomor 17 Tahun 2015 tentang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agraria/pertanahan dan tata ruang untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

“Beberapa program yang dilaksanakan BPN Sergai selama ini telah sesuai dengan program yang dicanangkan Presiden Jokowi guna mempercepat persertifikatan tanah di Indonesia, yaitu program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dan Inventirisasi Penguasaan Pemilikan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T)”, ungkap Alwi.

Selanjutnya dikatakan Alwi, BPN Sergai memiliki target 5.000 bidang tanah yang akan dilakukan PTSL pada 2018. PTSL akan mampu mendorong  pergerakan dan kemajuan ekonomi masyarakat bawah.

“Biaya untuk melakukan PTSL di BPN Sergai itu gratis, tetapi untuk pengurusan administrasi kelengkapan surat-surat di desa masih dikenakan biaya, yang maksimal dibenarkan adalah Rp250rb”, jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penataan Pertanahan Hafizul Syah, SH mengatakan untuk mempercepat dan agar tidak adanya ditemukan persoalan hukum pada saat proses PTSL, maka perlu melengkapi berkas-berkas yang diperlukan seperti surat kepemilikan hak tanah, KTP dan KK.

“Perlu sosialisasi yang merata kepada masyarakat tentang program IP4T, guna menghindari kendala-kendala tersebut. IP4T ini merupakan pintu masuk untuk melakukan proses PTSL,  melalui program ini sebidang tanah akan menjadi tercatat dan diakui penggunaannya oleh BPN, walaupun hanya sekedar peta bidang tanah”, kata Hafizul.

Kepala BPN Sergai berpesan diakhir talkshow untuk tidak mengurus sertifikat tanahnya melalui calo, agar tidak terkena biaya diluar yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

kadis2.png

eGovernment Kabupaten Serdang Bedagai

Pedoman Sisumaker

Kalender